Taliban dan Junta Myanmar Tolak Kursi di PBB untuk Saat Ini, South Asia News
South Asia

Taliban dan Junta Myanmar Tolak Kursi di PBB untuk Saat Ini, South Asia News

PBB untuk sementara waktu menunda keputusan tentang siapa yang akan mewakili Afghanistan dan Myanmar. Sesuai diplomat, komite sembilan negara yang bertanggung jawab untuk menyetujui nominasi bertemu pada hari Rabu. Beberapa negara anggota mengecam Taliban dan Junta atas tindakan represif mereka.

Tidak adanya pengakuan menghambat kemampuan pemerintah untuk menerima bantuan asing. Hal ini juga penting bagi warganya untuk bepergian ke luar negeri dan banyak lagi.

Kedua pemerintah mengecam langkah PBB tersebut.

Juru bicara junta Myanmar Zaw Min Tun saat berbicara kepada AFP mengatakan, “Keputusan ini tidak mencerminkan kenyataan di lapangan dan keberadaan negara kami.”

“Kami akan terus menyerahkan (ke PBB) seperti biasa sesuai prosedur diplomatik dan hak perwakilan sesuai dengan hukum internasional dan lokal,” tambahnya.

Baca juga | Taliban pertama-tama harus mencari legitimasi internal untuk menerima pengakuan internasional: Mantan presiden Afghanistan Karzai

Pengakuan oleh PBB sangat penting bagi kedua negara. Tanpa pengakuan, Taliban tidak akan bisa membuat perjanjian dengan negara lain.

Sementara itu, sejak Taliban mengambil alih Afghanistan, negara itu telah berjuang untuk memerangi kemiskinan. Ada juga ancaman “krisis kemanusiaan yang menjulang” di negara ini.

Pada bulan September, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan bahwa keterlibatannya dengan Afghanistan akan tetap ditangguhkan sampai ada kejelasan tentang pengakuan pemerintah yang dipimpin oleh Taliban.

Selama konferensi pers, juru bicara IMF Gerry Rice mengatakan kepada wartawan, “Keterlibatan kami dengan Afghanistan telah ditangguhkan sampai ada kejelasan dalam komunitas internasional tentang pengakuan pemerintah”.

(Dengan masukan dari instansi)


Posted By : hk hari ini