Dalam tes terbaru, Korea Utara menembakkan rudal yang dibawa kereta api, World News
World

Dalam tes terbaru, Korea Utara menembakkan rudal yang dibawa kereta api, World News

Saluran yang dikelola negara Korea Utara mengatakan pada hari Sabtu bahwa negara itu telah menguji “rudal yang dibawa kereta api” pada hari Jumat.

Negara kepulauan itu telah menguji tiga rudal dalam sembilan hari terakhir bahkan ketika AS memberlakukan sanksi baru terhadap rezim Kim Jong-Un.

Kantor berita Korea Utara KCNA mengatakan tes itu dilakukan untuk “memeriksa dan menilai kemahiran dalam prosedur tindakan resimen kereta api.”

Baca Juga: Apa Bedanya Rudal Hipersonik, Apakah Ini ‘Senjata Ajaib’ Baru?

Korea Utara terakhir menguji coba rudal dari kereta pada September tahun lalu. Militer Korea Selatan mengatakan rudal itu terbang pada 430 kilometer di ketinggian 36 kilometer.

Negara itu telah menguji dua rudal hipersonik pada 5 Januari dan sekali lagi pada 11 Januari setelah menguji rudal hipersonik untuk pertama kalinya tahun lalu.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ketika berbicara tentang uji coba rudal tahun baru mengatakan Kim kemungkinan “berusaha mendapatkan perhatian”.

Tonton: AS serang Korea Utara dengan sanksi setelah uji coba rudal balistik

Saluran yang dikelola negara mengatakan uji coba rudal itu diadakan dalam “pemberitahuan singkat” bahkan ketika pemerintahan Biden mengutuk peluncuran baru tersebut. Korea Utara menuduh AS melakukan “provokasi” karena memberlakukan sanksi baru.

Jepang mengatakan rudal baru telah jatuh di luar perairannya ketika menteri pertahanan Nobuo Kishi mengatakan Korea Utara sedang berusaha meningkatkan teknologi peluncurannya karena laporan mengklaim dua rudal diluncurkan.

Baca Juga: Bagaimana Korea Utara Lulus dari Scud-B Rusia Menjadi Rudal Hipersonik

Peluncuran rudal terbaru datang di tengah ketegangan baru di semenanjung Korea dengan Korea Utara menolak untuk datang ke meja perundingan dengan AS.

Pembicaraan antara Kim dan mantan presiden Trump telah gagal pada 2019, meskipun pemerintahan Biden telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan pembicaraan, namun hal itu belum dibalas oleh rezim Kim.

(Dengan masukan dari Agensi)


Posted By : hk prize